Categories
Puisi

Catatan Tentang Hutan

wpid-cymera_20150930_221443.jpg

Tak ada tempat seindah hutan.

Para serigala mengajari Mowgli

seperti Ayah dan Ibu pada anaknya

dan Mowgli anak manusia yang pintar.

Ia menjelajah hutan besar bersama

macan kumbang dan sekawan serigala kecil.

Mowgli ditinggal ayah ketika bayi

seperti penyu meninggalkan telur di tepi pantai.

Di hutan, gajah memgatur jalan sumber air

hewan pemburu menghormati dan menghargainya

Tetapi si mawar merah membuat penghuni hutan

takut. Ia merusak lingkungan, menyeramkan,

menyakiti, dan menghabisi semua di dekatnya

dalam sekejap menyerupai ikan piranha

di sungai Amazon. Saat hutan terbakar

gajah memindahkan aliran air, bunga merah

hilang, hewan senang, hutan tenang.

2016

By Abinaya Ghina Jamela

Dilahirkan di Padang, 11 Oktober 2009. Buku pertamanya, Resep Membuat Jagat Raya: Sehimpun Puisi, diterbitkan Kabarita, 2017. Buku tersebut mengantarkan Naya memperoleh penghargaan Tanah Ombak Award, Penulis dan Buku Puisi Puisi Terfavorite 2017 versi Goodreads Indonesia, Longlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 untuk kategori Buku Perdana, dan perwakilan Provinsi Yogyakarta dalam pemilihan Kehati Award 2018 kategori Tunas Lestari Kehati, Kementerian Lingkungan Hidup. Naya juga menulis buku-buku; Aku Radio bagi Mamaku: Kumpulan Cerita (2018), Mengapa Aku Harus Membaca? :Tulisan Non Fiksi (2019) dan Rahasia Negeri Osi: Novel (2020). Naya juga merupakan penggagas komunitas Rumah Kreatif Naya dan komunitas Sahabat Gorga.
Naya bisa dijumpai melalui akun Facebook, Instagram, dan Twitter, Abinaya Ghina Jamela

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s