Categories
Puisi

Tempe

image

Tempe berasal dari Jogyakarta
dan terbuat dari kacang kedelai.
Aku menyukai tempe
tempe yang berwarna putih seperti awan.

Dulu orang-orang tidak makan ikan
juga tidak makan daging
Mereka cuma makan tempe.

Orang-orang dijajah Belanda
dan mereka miskin
dan mereka dipaksa bekerja
dan mereka tidak punya waktu
untuk memancing dan berburu.

Mereka hanya memakan sisa kedelai
yang dipenuhi jamur lembut seperti salju.
Tempe sama dengan timpu
tapi bukan susu bukan buku.

Tempe itu enak sekali
Aku ratu tempe
setiap bunda memasak tempe
aku suka mencurinya.

2015

By Abinaya Ghina Jamela

Dilahirkan di Padang, 11 Oktober 2009. Buku pertamanya, Resep Membuat Jagat Raya: Sehimpun Puisi, diterbitkan Kabarita, 2017. Buku tersebut mengantarkan Naya memperoleh penghargaan Tanah Ombak Award, Penulis dan Buku Puisi Puisi Terfavorite 2017 versi Goodreads Indonesia, Longlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 untuk kategori Buku Perdana, dan perwakilan Provinsi Yogyakarta dalam pemilihan Kehati Award 2018 kategori Tunas Lestari Kehati, Kementerian Lingkungan Hidup. Naya juga menulis buku-buku; Aku Radio bagi Mamaku: Kumpulan Cerita (2018), Mengapa Aku Harus Membaca? :Tulisan Non Fiksi (2019) dan Rahasia Negeri Osi: Novel (2020). Naya juga merupakan penggagas komunitas Rumah Kreatif Naya dan komunitas Sahabat Gorga.
Naya bisa dijumpai melalui akun Facebook, Instagram, dan Twitter, Abinaya Ghina Jamela

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s