Categories
Resensi Film dan Buku

Beauty and The Beast

Pertama, Beast adalah seorang pangeran jahat karena ayahnya kejam padanya. Dan aku melihat Belle bernyanyi di sebuah desa kecil. Orang-orang menjuluki Belle “si aneh” karena Belle suka membaca buku. Orang-orang bodoh. Ayah Belle suka memperbaiki barang-barang dan Belle selalu membantunya. Belle sangat pintar. Belle menitip setangkai bunga mawar sebagai hadiah menjelang ayahnya mau pergi.

Saat ayah Belle akan memetik bunga mawar untuk Belle, ia bertemu dengan Beast. Beast marah karena bunganya dicuri dan memenjarakan ayah Belle, sementara kudanya berlari pulang menemui Belle. Belle meminta diantarkan pada ayahnya dan bertemulah Belle dengan monster bernama Beast.Belle bertukar tempat dengan ayahnya, tapi barang-barang antik di istana Beast menyayangi Belle.

Aku menonton film Beauty and teh Beast ini haris sabtu pukul 17.50 bersama bunda dan om Mimo. Tidak ada yang jelek di film ini. Filmnya sangat bagus. Aku suka saat pembantu Beast berubah menjadi barang antik. Mereka lucu tapi patuh pada Beast dan baik pada Belle. Mereka suka bernyanyi dan menari. Aku juga suka ketika Beast mengajak Belle ke perpustakaannya yang besar. Belle senang sekali karena ada banyak buku. Mereka jadi berteman karena sama-sama suka membaca buku. Dan aku juga suka ketika Beast mati lalu dicium Belle dan Beast berubah jadi manusia lagi. Eh, Belle gak sopan. Tapi aku suka karena Hermione menjadi Belle. Dia cantik dan selalu menjadi pintar.

 

 

 

By Abinaya Ghina Jamela

Dilahirkan di Padang, 11 Oktober 2009. Buku pertamanya, Resep Membuat Jagat Raya: Sehimpun Puisi, diterbitkan Kabarita, 2017. Buku tersebut mengantarkan Naya memperoleh penghargaan Tanah Ombak Award, Penulis dan Buku Puisi Puisi Terfavorite 2017 versi Goodreads Indonesia, Longlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 untuk kategori Buku Perdana, dan perwakilan Provinsi Yogyakarta dalam pemilihan Kehati Award 2018 kategori Tunas Lestari Kehati, Kementerian Lingkungan Hidup. Naya juga menulis buku-buku; Aku Radio bagi Mamaku: Kumpulan Cerita (2018), Mengapa Aku Harus Membaca? :Tulisan Non Fiksi (2019) dan Rahasia Negeri Osi: Novel (2020). Naya juga merupakan penggagas komunitas Rumah Kreatif Naya dan komunitas Sahabat Gorga.
Naya bisa dijumpai melalui akun Facebook, Instagram, dan Twitter, Abinaya Ghina Jamela

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s