Categories
Puisi

Ingatan Masa Kecil di Timor-Timur

Jauh di Timor anak-anak

lepas dari pegangan orang tua

berlayar ke negeri asing

meninggalkan masa kecil,

halaman gembira, wajah

marah ibu, lipatan masa kecil

di lemari. Suara tangis

memenuhi Dili ketika kapal

pergi membawa mereka, melupakan

orang tua, tempat tinggal, dan semua

yang dulu berada dalam ingatan.

Mereka dibawa prajurit sebagai

tanda kemenangan perang.

Isabelina Pinto tidak ingin meninggalkan

keluarganya. Ia ingin tetap bersama Ibu,

makan masakan ibu, dipeluk ibu, dicium

Ibu, bermain di halaman rumah.

Tapi ia mulai lupa, seperti aku yang

mulai lupa dua ekor keong peliharaanku

pergi dan tak bertemu lagi.

By Abinaya Ghina Jamela

Dilahirkan di Padang, 11 Oktober 2009. Buku pertamanya, Resep Membuat Jagat Raya: Sehimpun Puisi, diterbitkan Kabarita, 2017. Buku tersebut mengantarkan Naya memperoleh penghargaan Tanah Ombak Award, Penulis dan Buku Puisi Puisi Terfavorite 2017 versi Goodreads Indonesia, Longlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 untuk kategori Buku Perdana, dan perwakilan Provinsi Yogyakarta dalam pemilihan Kehati Award 2018 kategori Tunas Lestari Kehati, Kementerian Lingkungan Hidup. Naya juga menulis buku-buku; Aku Radio bagi Mamaku: Kumpulan Cerita (2018), Mengapa Aku Harus Membaca? :Tulisan Non Fiksi (2019) dan Rahasia Negeri Osi: Novel (2020). Naya juga merupakan penggagas komunitas Rumah Kreatif Naya dan komunitas Sahabat Gorga.
Naya bisa dijumpai melalui akun Facebook, Instagram, dan Twitter, Abinaya Ghina Jamela

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s