Kartini adalah setumpuk surat

yang berlayar ke Belanda, tapi

Rohana Kudus seperti dentang

jam di Bukittinggi. Matrilineal

adalah raja, tapi perempuan

tidak berkuasa. Perjanjian

mengubah seluruh kota, tapi

perempuan masih saja melakukan

pekerjaan yang sama. Perempuan

bijak belajar di rumah, laki-laki

terbang ke seluruh kota dengan gembira.

Rohana Kudus menulis yang tidak

disukai Belanda. Rohana Kudus

membuka rumah untuk

perempuan yang tidak bersekolah

seperti budak para penjajah.

Rohana Kudus tidak hanya mengajari

mereka membaca dan menulis

tapi juga membawa karya

mereka ke Eropa, membantu

tentara menyembunyikan senjata

di peti-peti sayur. Tapi mengapa

mereka hanya mengingat Kartini saja?

2017

Leave a comment

Trending