Categories
Puisi

Putri Duyung

Bermain, karya Naya. Mei 2015. Pensil warna di atas kertas Di laut Norwegia ada mahkluk bernama putri duyung Ia setengah perempuan dan setengah ikan Di situ ada istana yang megah, makanan enak, lampu indah, dan kasur empuk Di situ, duyung-duyung hidup aman. Di situ banyak kerang, di situ banyak mutiara siapa pun yang berusaha mencuri […]

Categories
Puisi

Budak

Di Amerika ada seorang budak dirantai, dipukul, dihukum, tak dikasih makan. Mereka terus-menerus bekerja dan ada budak yang dilepaskan. Terkadang ada seorang budak yang tidak dilepaskan dan yang mengatur adalah seorang Eropa. Dan orang yang berkulit hitam adalah seorang budak. Yang malas bekerja akan dicambuk, yang malas bekerja akan dipaksa bekerja. Terkadang mungkin ada yang […]

Categories
Puisi

Akuarium Terbesar

Apakah kau melihat rumah yang besar? Aku tinggal di rumah itu. Di sana ada Bapak, Ibu,kakak, sepupu, anjing, juga tetanggaku. Suatu pagi ayah membeli sebuah akuarium ukurannya hampir sebesar rumah itu. ada banyak ikan. Koi, Arwana, Cupang, dan ikan mas. Meskipun besar, akuarium itu ditaruh di kamarku. aku sering melihatnya sambil menulis atau melukis. Ayah […]

Categories
Puisi

Gajah Kecil

Aku gajah kecil kelaparan Perutku berbunyi kriuk kriuk Aku ingin makan Ada donat stroberi di meja. Mungkin itu untukku? Hadiah dari tuan sirkus karena orang-orang selalu tertawa melihatku Perutku berbunyi lagi Kriuk kriuk kriuk Aku ingin makan donat itu tapi pertunjukan akan dimulai Perutku tidak boleh berbunyi kriuk kriuk di atas panggung, aku harus makan […]

Categories
Puisi

Aku Seorang Penulis

Aku suka menulis puisi Biar dimuat di koran Aku ingin mengajak bunda ke Paris Melihat lampu kota dan menulis puisi. Menulis puisi menyenangkan Ada mawar, gajah, nenek, bunda, juga naga Aku bisa menulis apa saja. Mei, 2015

Categories
Puisi

Berkebun Stroberi

Kebun nenek berwarna merah stroberi tinggal di sana dan bernyanyi. Ketika nenek membawa satu dan dipindahkan ke rumah berwarna hitam dari plastik aku pun bernyanyi. Hujan menemani dan stroberi kupindahkan ke halaman sepertinya dia menangis karena halaman kami hanya tanah tidak merah. Stroberi ditemani bulan juga matahari aku harus bernyanyi biar stroberi tidak sedih sebelum […]

Categories
Puisi

Laut Stroberi

Masakan ibu selalu jatuh peri-peri membantu tetapi tidak sungguhan. 30 jam ibu menunggu anaknya stroberi berjatuhan ke laut ketika garis-garis berjalan dan kursi berlarian laut menjadi stroberi. September, 2014

Categories
Puisi

Air Mata

Air mata menetes Ibu berkata, menangislah. air mata pun berjalan dari pipi ke leher Ibu melelehkan air mata. Mukanya tertusuk jarum ketika ayah tidak pulang kantor. Aku bertanya pada Ibu tentang air mata. Bulan bergerak malam telah tiba air mata hilang. 2014

Categories
Puisi

Rumah Hujan

Garis yang ada bunga rosenya berenang di sungai tidak memiliki kaki dan tangan. Ia bertemu manusia yang terlalu tinggi tetapi wajah garis itu rendah saja sehingga manusia tidak peduli padanya. Lalu garis berlari-lari di jembatan yang tinggal setengah dan manusia rumahnya bukan di sungai itu rumahnya hujan. 2014