Pre Order ‘Aku Radio bagi Mamaku’

Yuk Pre Order buku Aku Radio bagi Mamaku, Kumpulan Cerita Pendek karya Abinaya Ghina Jamela melalui Penerbit Gorga. +62 85290882345 +62 81267147600 Hanya sampai tanggal 7 Oktober 2018 lhoo…., dan buku ini tidak akan teman-teman temukan di toko buku mayor. #Repost @gorga_buku (@get_repost) ・・・ Setelah buku pertamanya yang berjudul #resepmembuatjagatraya Sehimpun Puisi, @naya_ghinajamela kembali dengan buku keduanya yang…

Aku Radio bagi Mamaku (2)

#Repost @asefsaefulanwar (@get_repost) ・・・ Sumbangan @naya_ghinajamela dalam karya sastra Indonesia adalah membongkar sekat sastra anak dan sastra dewasa. Karyanya pernah muncul di media massa dalam rubrik yg biasa diisi para penyair dewasa (padahal ada rubrik sastra anak), menjadi nominasi sejumlah penghargaan yg saingannya adalah karya para penulis dewasa, dan sepengetahuan saya pembacanya lebih banyak pembaca dewasa…

Aku Radio bagi Mamaku (1)

#Repost @abulmuamar (@get_repost) ・・・ Aku Radio Bagi Mamaku (Abinaya Ghina Jamela) Kumpulan “Protes” terhadap Orang-orang Dewasa — Setelah kumpulan puisi ‘Resep Membuat Jagat Raya’, Abinaya Ghina Jamela (biasa disapa Naya) kembali melahirkan satu karya. Kali ini kumpulan cerita pendek, yang ia beri judul ‘Aku Radio Bagi Mamaku’. Lewat 10 cerpen yang ia tulis dalam buku ini,…

Puisi-puisi Abinaya Ghina Jamela di Harian Media Indonesia, 10 Juni 2018

DI BANGKU SEKOLAH   Sekolah itu tidak menarik hanya duduk dan belajar itu saja, tak menarik, tak ada. Jika terus seperti itu otak terbebani. Seperti filsuf penyair, cerpenis, esais, ada waktu menulis, membaca dan bermain. Di sekolah ada waktu istirahat, tapi belum cukup. Anak-anak seperti orangtua yang dipaksa belajar. Soal-soal berada di atas kepala, berputar-putar,…

Mencari Trakus*

Aku terus mengikuti Pier Serbo, menyesuaikan langkahku dengan langkahnya yang lebar.  Kami sampai di perempatan. Ia belok ke kiri dan aku mengikutinya. Tidak ada pembicaraan antara aku dan Pier Serbo.  Tiba-tiba dia berhenti. Aku mengikutinya, berhenti. Langit sudah berubah warna jadi biru tua. Angin terasa menggigit kulit. Pier Serbo menoleh ke arahku. “Sebaiknya kita cari…

Repotnya ibuku

Ibu selalu terlihat sibuk. Membangunkan aku, berbenah dalam rumah, menghidang sarapan, hingga urusan yang belum aku mengerti. Kalau sudah begitu, Ibu akan berkata, Tunggu sebentar, Nak. Aku akan ambil sikap diam Mengerjakan kesenanganku di kamar; menunggunya bersama buku, Atau melukis, bahkan mungkin ngomong-ngomong konyol. Ibu begitu repot, bukan cuma mengatasi rumah, urusan sekolah juga menghabiskan…

Kata ibu, sekolah itu menyenangkan

Aku sudah katakan, aku tidak ingin sekolah. Tapi ibu berkata, itu menyenangkan. Aku akan bertemu banyak teman, banyak permainan seru. Di sana, ada bapak dan ibu guru. Mereka hebat berpetualang. Aku pasti suka. Aku tidak sepakat dengannya. Ibu berkata lagi, ada perpustakaan sekolah. Saat aku bosan, aku boleh membaca semua koleksi di sana dan memiliki…

10 Besar Karya Terbaik Menurut Kusala Sastra Khatulistiwa 2017

Pada tanggal 9 September 2017 lalu, Kusala Sastra Khatulistiwa atau yang juga dikenal dengan KSK telah mengumumkan 10 besar karya terbaik Indonesia untuk tahun 2017 ini. Karya apa saja yang memenangkan perhargaan bergengsi untuk dunia sastra dan literasi ini? Sebelum mengetahui siapa saja dan karya apa saja yang mendapatkan kategori karya terbaik menurut Kusala Sastra…

Betapa Pelupanya Aku

Aku tidak ingat omongan Bunda. Jika aku disuruh mandi, aku sering berkata, dua menit atau lima menit, dan itu pun dibangunkan. Dan itu pun aku sering mengeluh. Terkadang pun aku kembali berkata, dua menit lagi atau lima menit lagi. Sehingga aku sering telat datang ke sekolah. Tetapi di jalan aku mengeluh dan tetap menyalahkan Bunda….

Puisi-puisi Naya

Media Indonesia, Minggu, 21 Januari 2018 Ulasan singkat dari om Jek seputar dunia menulis dan puisi-puisi Naya.

Resep Membuat Jagat Raya: Ketika Gadis Berusia 7 Tahun Menerbitkan Buku Sendiri*

Judul              : Resep Membuat Jagat Raya (Sehimpun Puisi) Penulis           : Abinaya Ghina Jamela Penerbit         : Kabarita Tahun             : 2017 ISBN               : 978-602-721139-1 Malam itu aku datang di Kedai Mare belakang Ambarrukmo Plaza untuk ngopi dan berdiskusi dengan temanku. Namun ada yang berbeda pada saat itu. Aku melihat perempuan berumur sekitar 7 tahun membacakan puisi untuk kakek yang duduk…

Cerita tentang Sekolah

Pagi cerah bel berbunyi anak-anak masuk lapangan Devi temanku, berjalan pelan anak-anak lain berjalan di belakangnya. Aku bosan terus berdiri. Aku bosan, bosan sekali. Tapi ada beberapa momen kusuka. Aku juga seperti berada di antara manusia dan hewan di kebun binatang. Kenapa? Aku tak pandai menjawabnya aku pun tak pandai bercerita meski aku sedang bercerita….